Baiklah, malam ini diputuskan kalau blog ini gak akan jauh-jauh untuk posting segala sesuatu yang berbentuk 'sedih'. Diharapkan, setiap pembaca yang nikmatin post-an singkat di blog ini bisa membuka fikirannya kalau lagi berduka. Atau setidaknya, bisa sedikit merasa termotivasi untuk bahagia kembali. Atau bahkan baiknya, bisa beneran move on. Bahkan, kalau bisa-pas-lagi-baca-bisa sambil bilang "iya juga ya..." walaupun setelah baca malah makin galau.
Segala tulisan yang di rangkai dalam blog ini, Pure..... the most true. Ntah itu dari cerita beberapa orang yang menceritakan kisah hidupnya, atau bahkan cerita si penulis. Eh.
Well, blog ini memang berawal dari si penulis yang gagal jadi the real author. Semoga ke-nganclongan ini, bisa di nikmatin pembaca di luar sana. Walaupun, gw tau gak akan ada yang baca blog ini. Uh, sedih. haha
Oke. Postingan kali ini masih ada sedikit lanjutan dari yang kemarin. Yuk, baca yuk.
Everything happens for a reason. Jika kuat mu tak ada lagi, maka coba lepaskan.
Kaya nya gw berhasil deh buat quote ini jadi dedeman anak zaman sekarang. Buat kalian, diluar sana yang masih sanggup bertahan. Bertahan lah. Tapi, kalau kuat kalian tak ada lagi, coba untuk lepaskan. Mungkin dengan melepas akan membuat kalian lebih merasa hidup. You will feel alive.
Percaya aja, kalau segala sesuatu itu terjadi dengan caranya masing-masing. Sama kaya quote basi yang sering kalian temuin dimana-mana; cinta itu ibarat pasir dalam genggaman, semakin di genggam erat, dia akan berjatuhan dan kelamaan akan hilang. Tapi, cobalah untuk meregangkan genggamanmu, maka pasirnya senantiasa tidak jatuh. Ah, ciye banget. Itu quote tahun 67-an kayanya, kalian belum lahir aja kayanya udah pada tau.
Mungkin kamu terlalu takut kehilangan. Terlalu takut gak ngedapetin yang seistimewa kaya dia, makanya kalian tetep bertahan walaupun nyakitin. Sampe kamu lupa, gimana untuk bisa cinta sama diri kalian sendiri. Sampe lupa gimana untuk bisa buka hati untuk orang lain. Kasian ...
Padahal diluar sana, banyak banget yang nunggu kamu. Yang mau bilang suka, tapi gak jadi. Kamu sih terlalu sibuk mikirin dia, yang disisi lain dia cuma jadi in kamu angin-angin nan dia aja.
Kalau kamu masih kuat, kuat lah. Tapi, kalau kuat mu tak ada lagi, maka coba lepaskan.
Karena, pada akhirnya kamu hanya perlu nyelamatin hati kamu, kebahagian kamu. Walapun yang kamu tunggu tak pernah datang. Walaupun yang kamu perjuangkan tak pernah sadar dengan apa yang kamu lakukan. Meskipun yang kamu cinta tak pernah kembali mencintaimu. Maka, coba lepaskan.
Hanya itu. Iya... itu saja. #NowPlaying, Tulus-Pamit.
Pamitan gih, mungkin dengan jauh malah buat segala sesuatunya jadi lebih baik.
Jangan... Jangan sesekali kamu berjuang buat orang yang gak berjuang balik buat kamu. Jangan, Jangan juga kamu terlalu ngorbanin kebahagian kamu buat orang yang gak bisa kamu cinta. Jangan juga, kamu naro harapan sama dia yang di hatinya aja bukan kamu lagi. Makin Parah. Jangan. Gak enak. Gak ada orang yang bahagia hidup dengan orang yang gak kamu cinta. Sebaliknya, Gak akan ada juga orang yang bahagia hidup yang berjuang sendiri. Duh, enggak dulu.
Lebih baik kamu komit ke diri kamu sendiri; untuk sendiri. Karna, ketika kamu sendiri, kamu gak perlu mikirin dua perasaan. Kamu cukup mikirin perasaan kamu sendiri aja. Kamu aja.
Semoga posting ini cukup membantu kamu. Happy saturday!

"Everything happens for a reason"
BalasHapusyep.. agreed!! :)