Anak ku, permata hati ku.
Kelak besar nanti kamu akan membaca ini. You will know how i love you so much, Nak. Tumbuhlah menjadi anak yang baik, nan cantik hati dan paras mu. Menjadi anak yang jujur dan rendah hati. Semoga Allah SWT selalu melindungi di setiap langkah mu.
2021.
Dua bulan sebelum menikah, saya memutuskan untuk melakukan medical check up karena kondisi kesehatan yang tidak baik-baik saja. Pada saat itu, saya mulai melakukan pemeriksaan ke penyakit dalam, untuk memastikan lambung saya baik-baik saja karena ada keluhan sesak hebat, nyatanya lambung baik baik saja, tapi dokter merujuk saya USG untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk pengecekan batu empedu. Ternyata, hasilnya baik-baik saja, tapi saya dikonfirmasi terdapat kista sepanjang 8 cm x 6,7 cm. Kista ovarium.
Desember 2021.
Saya memutuskan untuk menikah. Sore itu, berdua duduk di sofa yang baru aja kami beli. Saya tanyakan ini ke suami.
"Gimana kalau pada akhirnya, aku gak bisa kasih kamu anak?"
"Jangan ngomong gitu, nanti jadi doa"
"Ya gimana, aku kan mau tau jawaban kamu?" *berkaca-kaca*
"We will spend our time together. Sama-sama, bareng-bareng"
I was crying, that's why i chose you Ikram. Laquisa, you have to find your life partner such as your father.
Dari segi medis, Kista mungkin jadi salah satu penyebab sulit buat dapet anak. Banyak banget yang bahkan sampe menunggu bertahun tahun, bahkan sudah dibersihkan kistanya, juga belum bisa sampai rezekinya. Tapi saya selalu percaya kalau rezeki anak adalah murni milik Tuhan.
2022.
2 bulan setelah menikah, Allah kasih saya rezeki itu. Kehamilan yang membuat saya senang dan mengucap syukur yang gak pernah putus sekaligus perasaan was-was yang luar biasa, yang saya simpan selama 9 bulan. Tidak banyak yang tau tentang kehamilan yang berdampingan dengan kista ini. Hanya suami, mertua, papa dan 2 sahabat saya. Sengaja saya simpan dengan rapi, untuk ngehindarin jugde orang-orang diluar sana tanpa riset dan hanya katanya-katanya. Sekaligus ngehindarin perasaan takut yang berlebih.
Kagetnya, kista ini dari ukuran 8 cm x 6,7 cm malah semakin membesar jadi 9,8 cm x 9 cm. Yang dikhawatirin ngengganggu kondisi bayi.
Dokter cuma bilang, untuk selalu fokus dengan perkembangan bayi. Tetap makan sehat, olahraga kecil, dan selalu happy. Saya minta sama sang pemilik, untuk penjagaan dan perlindungan kepada saya. Dengan banyak meminta ini, ujian yang dijalanin ini malah ngebuat saya belajar yakin, kalau segala sesuatunya adalah izin dari Allah SWT.
Laquisa, tau kah kamu nak, setiap subuh, mama selalu dengarkan kamu dengan surat-surat pemilik Tuhan mu. Agar kelak kamu tau, dari dalam rahim mama, mama tunjukan kebesaran Tuhan mu yang luar biasa. Al-Matsurat itu lah yang selalu kamu dengar setelah subuh, meminta penjagaan sebelum kamu mendengar derah-deruh suara lain diluar sana. Berjanjilah, apapun itu yang membuat penjagaan mu sulit, baca dan dengar lah Surah itu.
Laquisa, tau kah kamu nak, dokter pernah menyampaikan kalau kelak kista mama semakin membesar di usia 7 bulan. Mama harus melakukan pengangkatan kista itu terlebih dahulu, dengan kepastian yang tidak ada apakah kamu akan selamat atau tidak. Maka setiap pagi mama berangkat kerja, mama usap kamu dengan pelan, mama sapa kamu dan bilang "Assalamualakum anak ku yang cantik, i know you are strong and brave. Kerja sama yang baik dengan kista mama, jangan berantem ya nak, jangan rebutan nutrisi, berbagi, berteman baik dengan kista mama, kelak kalian akan keluar bersamaan di waktu terbaik dan tepat". Setiap hari. Setiap hari nak. Jadi, ingat lah nak, berkata baik lah, kata-kata baik itu akan terus menjadi doa. Berbaik sangkalah dengan apapun, bahkah dengan hal terburuk pun. Ternyata Tuhan mu maha baik, kalian tumbuh bersama dengan ukuran kista mama yang tidak bertambah, Maka pengangkatan kista lebih awal tidak dilakukan.
Laquisa, tau kah kamu nak, di usia kehamilan 8 bulan keatas, dokter pernah sampaikan kalau dokter gak bisa janjiin ngangkat kista mama. Dokter bilang, takut mama akan pendarahan hebat dan khawatir dengan keselamatan mama. Maka dokter cuma memutuskan untuk menyelamatkan kamu saja dulu, tapi tidak dengan kista mama. Tapi nyatanya, kembali lagi, Tuhan mu sang maha baik. Kita selamat berdua, dan juga teman mu si kista ikut keluar. Berjanjilah nak, sesulit apapun jalan hidup mu, pikiran mu, hati mu, kembalilah meminta, memanjangkan sujud mu di pekat malam. Percayalah bahwa segalanya adalah "tiada padaku daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah SWT".
![]() |
| kamu lahir |


.jpg)

